IT'S ALL ABOUT...
PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOL 26 SURABAYA
Tahun 2007,
saya resmi jadi penghuni kelas VII-H. Masih ingat dulu bangunannya tidak
se-modern sekarang, kemudian di tahun 2008 pindah kediaman di kelas VIII-A
(Dulu ruangannya di sebelah koperasi lama). Akhir tahun ajaran, tahun 2009.
Dimutasikan lagi ke kelas IX-C, the last of year, disini
adalah titik akhir perjuangan para siswa. Saat dimana semuanya pada tobat,
hahaha. Berubah drastis 360 derajat (Celcius), wajar. Mau perang jihad (UNAS TA
2009/2010).
Oke
deh, sekarang saya akan meliput SMP Negeri 26 Surabaya sampai ke akarnya. Check
it out!
Status Sekolah
- RSBI
- Adiwiyata
- ISO 9001 : 2008
- ISO 14001 : 2004
I. Introducing
SMP
Negeri 26 Surabaya terletak di kawasan barat Kota Surabaya, tepatnya di Jalan
Raya Banjarsugihan No. 21, Surabaya. SMP Negeri 26 Surabaya, memiliki lokasi
yang cukup strategis. Sehingga memudahkan akses transportasi dari segala arah.
Serta lingkungan yang bersih dari pengaruh politik, keamanan terkendali,
lingkungan yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan IPTEK. SMP Negeri 26 Surabaya, merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama Negeri yang ada di provinsi Jawa Timur, Indonesia.
Karena cukup
potensial untuk berkembang maka sesuai dengan Surat Keputusan Pemerintah Kota
Surabaya Nomor: 800/4029.1/436.5.6/2006 tanggal 25 September 2006 Tentang
Penunjukan Sekolah Kawasan Tingkat SMP dan SMA Negeri Kota Surabaya Tahun
Ajaran 2006/2007 yang menetapkan SMP Negeri 26 Surabaya sebagai Sekolah Kawasan
di wilayah Surabaya Barat.
Sama dengan SMP pada umumnya di Indonesia, masa pendidikan sekolah di SMP Negeri 26 Surabaya ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari kelas VII sampai kelas IX.
SMP Negeri 26 Surabaya, memiliki 9 kelas di setiap angkatannya. Yaitu meliputi:
![]() |
| Pintu Gerbang SMP Negeri 26 Surabaya |
Sama dengan SMP pada umumnya di Indonesia, masa pendidikan sekolah di SMP Negeri 26 Surabaya ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari kelas VII sampai kelas IX.
SMP Negeri 26 Surabaya, memiliki 9 kelas di setiap angkatannya. Yaitu meliputi:
- Kelas VII, terdiri atas VII -A, VII-B, VII-C, VII-D, VII-E, VII-F, VII-G,VII-H, dan VII-I,
- Kelas VIII, terdiri atas VIII -A, VIII-B, VIII-C, VIII-D, VIII-E, VIII-F, VIII-G,VIII-H, dan VIII-I,
- Kelas IX, terdiri atas IX-A, IX-B, IX-C, IX-D, IX-E, IX-F, IX-G, IX-H, dan IX-I.
II. Historical
SMP Negeri 26 Surabaya dilembanggakan
sejak Th. 1983 sebagai Filial SMP Negeri 14 Surabaya yang menempati gedung SDN
Manukan Kulon IV, guru-guru yang mengelolanya dari SMP Negeri 14 Surabaya dan
dipimpin oleh Bapak Lubis Mulyoto, BA (Kepala SMP Negeri 14 merangkap Kepala
SMP Negeri 26 Surabaya).
Pada awal tahun pelajaran 1984/1985
Kegiatan Belajar Mengajar SMP Negeri 26 di pindahkan ke SMA Negeri 11 Surabaya
bersamaan itu pula SMP Negeri 26 dipimpin oleh Bapak M. Utomo, BA. Kemudian
pada tanggal 24 Februari 1986, SMP Negeri 26 Surabaya mulai menempati gedung
sendiri (lokasi: di Jalan Raya Banjarsugihan No. 21 Tandes Surabaya).
Pertengahan tahun 1992, Bapak Kepala
Sekolah Pindah ke SMP Negeri 14 Surabaya, Sedangkan Kepemimpinan SMP Negeri 26
Surabaya digantikan oleh Ibu Suparni, kemudian pada tahun 1996 digantikan oleh
Bp. Drs. M. Ridwan hingga masa jabatan berakhir(pensiun) pada tahun 2002 dan
dilanjutkan oleh Bp. Drs. Bambang Yuwono sampai tahun 2004 yang kemudian beliau
dipindah tugas ke SMP Negeri 17 Surabaya dan digantikan oleh Bp. Drs. Idris, MPd..
Setelah tahun 2007 Bapak Drs. Idris, Mpd. Msi. dipindah tugas ke SMP Negeri 6
Surabaya yang berstatus SBI.
Dengan Kepindahan Bp. Drs. Idris, M.Pd.
kepemimpinan SMP Negeri 26 Surabaya digantikan oleh ibu Dra. Hj. Sri Gunarti,
M.Pd. yang sebelumnya beliau memimpin SMP Negeri 19 Surabaya, pada pertengahan
tahun 2008 ibu Dra. Hj. Sri Gunarti, M.Pd dipindahkan ke SMP Negeri 3 Surabaya.
Mulai Pertengahan tahun 2008 hingga
sekarang SMP Negeri 26 Surabaya di pimpin oleh Ibu Dra. Hj. Titik Sudarti,
M.Pd.
Sejak
tahun 1986 hingga sekarang,SMP Negeri 26 Surabaya sekolah memiliki 27
ruang kelas, ditunjang:
- 2 ruang
Laboratorium IPA,
- 1 ruang
Laboratorium Bahasa Inggris,
- 3 ruang
Laboratorium Komputer,
- 1 ruang
Laboratorium Matematika,
- 1 ruang
Laboratorium IPS,
- 1 ruang
Kesenian,
- 1 ruang
Ketrampilan,
- 1 ruang BK,
- 1
Masjid, (Ini adalah tempat ter-favorit saya dari semua ruang di SMP
Negeri 26 Surabaya)
- 1 ruang
perpustakaan, (Tempat favorit saya yang kedua)
- 1 ruang serba
guna,
- 1 ruang UKS,16
kamar mandi/WC,
- 1 Aula,
- 1 Kantin Apung,
- Green House dan
lapangan upacara/olahraga.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran telah
menggunakan sistem team teaching sejak tahun ajaran 2006–2007, sehingga pada
tahun ajaran 2007–2008 SMP Negeri 26 Surabaya mendapat kehormatan dengan
ditunjuk sebagai salah satu Basis Lesson Studi Berbasis MGMP di kota Surabaya
dan pada tahun ajaran 2008–2009 ditunjuk sebagai pelaksana progam Lesson Studi
Berbasis Sekolah yang keduanya dibiayai Sampurna Foundation (SFTI) yang akan
berjalan sampai dengan 3 tahun kedepan Sistem manajemen di SMP Negeri 26
Surabaya telah mendapat sertifikat ISO 9001:2008 terhitung mulai tanggal 26
November 2010. Tahun ajaran 2009–2010 terdapat program bilingual dan menjadi
sekolah calon RSBI angkatan ke IV. (Sumber: Wikipedia)
III. Visi
dan Misi
Visi
Terwujudnya
manusia yang unggul dalam prestasi, berpedoman pada keimanan dan ketaqwaan
terhadap Tuhan Yang Maha Esa, peduli lingkungan dan berwawasan global.
Indikator
Visi
- Terwujudnya
pribadi yang disiplin , tertib serta beraklak mulia,
- Terwujudnya
kurikulum tingkat satuan pendidikan di sekolah bertaraf internasional,
- Terwujudnya
proses pembelajaran yang efektif dan menyenangkan berbasis ICT,
- Tersedianya
sarana dan prasarana pendidikan yang relevan,
- Terwujudnya
manajemen pengelolahan pendidikan yang terstandar internasional,
- Terwujudnya
sistim penilaian pendidikan bertaraf internasional,
- Terwujudnya
penggalangan biaya pendidikan yang memadai,
- Terwujudnya
lingkungan sekolah yang aman dan ramah lingkungan,
- Terwujudnya
sekolah ramah anak.
Misi
- Mewujudkan warga sekolah
yang memiliki kedisiplinan dan ketertiban yang tinggi dan mampu bersaing
secara internasional,
- Mewujudkan warga
sekolah yang tanggguh serta memiliki kompetensi bertaraf internasional,
- Mewujudkan
sekolah Adiwiyata,
- Mewujudkan
kemampuan dalam mengembangkan seni dan budaya yang tangguh dan kompetitif
serta berdaya saing secara internasional,
- Mewujudkan
manajemen berbasis sekolah terstandar serta manajemen bertaraf
internasional,
- Mewujudkan nilai
nilai agama bagi kehidupan warga sekolah yang dapat beradaptasi dengan
perkembangan budaya global sesuai jati diri bangsa,
- Mewujudkan
sarana dan prasarana pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan bertaraf
internasional,
- Mewujudkan
pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil sesuai dengan tuntutan
bertaraf internasional,
- Mewujudkan
proses pembelajaran yang kreatif , inovatif dan menyenangkan dalam
pencapaian prestasi secara internasional,
- Mewujudkan system informasi manajemen berbasis ICT.
V. Ekstrakulikuler
- Pramuka
- Paduan
Suara/Bina Vokalia
- Seni Tari
- Paskibraka
- Sepak Bola dan
Futsal
- Bola Voli
- Bulu Tangkis
- Karate
- Silat
- Bola Basket
VI. Kurikulum
No.
|
STANDAR
|
DESKRIPSI
|
a.
|
Standar
Isi
(Kurikulum)
|
1) Penyusunan
Dokumen Kurikulum
- Penyusunan / penyempurnaan KTSP - Penyempurnaan pengembangan silabus - Penyusunan pengembangan silabus kelas bilingual - Pelatihan penulisan bahan ajar kelas bilingual |
b.
|
Standar
Proses Pendidikan
|
1) Penyempurnaan
Perangkat Pembelajaran Inovatif
- Penyusunan bahan ajar - Penyusunan RPP dan alat evaluasi - Pengadaan CD Pembelajaran - Proses Matrikulasi siswa kelas 7
2) Pelaksanaan
Team Teaching
- Efektifitas pelaksanaan team teaching
3) Pemenuhan
PBM Berkualitas Melalui
Pembelajaran Inovatif
- Penyusunan pedoman model pembelajaran inovatif |
c.
|
Standar
Pendidik
dan
Tenaga Kependidikan
|
1) Peningkatan
PBM Melalui Kualitas Akademik
- Seminar penulisan bahan ajar
-
Mengadakan PTK dan lesson study
-
Pelatihan bahasa Inggris bagi pengajar bilingual
dan RSBI
-
Pemagangan teknisi lab komputer dan bahasa Inggris
-
Workshop model pembelajaran
-
Pelatihan bahasa Inggris bagi kepala sekolah staf
dan KTU
-
Peningkatan keterampilan tenaga kebersihan melalui
traning
-
Pelatihan pembelajaran team teaching
-
Pelatihan Karakter Building
-
Pengembangan profesi
2) Pemenuhan Jumlah Tenaga Pendidik dan Tenaga
Kependidikan
- Penambahan teknisi komputer - Penambahan tenaga pustakawan - Penambahan tenaga laboran - Penambahan tenaga medis - Penambahan tenaga paramedis - Pengadaan tenaga Dokter |
d.
|
Standar
Sarana
dan
Prasarana Pendidikan
|
1) Pemenuhan
Standar Ruang Kelas
- Pemenuhan ruang kelas untuk progam bilingual 2) Pemenuhan Standar Ruang Laboratorium
-
Pengadaan Note book ,komputer
- Pemasangan tirai laboratorium bahasa - Pemenuhan sarana laboratorium ( korden ) - Pengadaan AC 3) Pemenuhan Ruang Ketrampilan - Pemenuhan ruang Ketrampilan - Pemenuhan sarana Ketrampilan 4) Pemenuhan Sarana - Pemenuhan sarana ruang - Pemenuhan AC 5) Pemenuhan Ruang Kantin - Pemenuhan sarana kantin - Pemenuhan Soud Sistem 6) Pemenuhan Ruang Parkir - Pembangunan tempat parkir guru dan karyawan. 7) Pemenuhan Lapangan Upacara dan Olahraga - Rehabilitasi lapangan olahraga 8) Pemenuhan Ruang Sanggar Pramuka - Perkemahan di luar sekolah 9) Pemenuhan Media Pembelajaran - Pemenuhan sarana /alat pembelajaran dan alat peraga 10) Pemenuhan Pemeliharaan - Pemenuhan jasa - Pemenuhan renovasi gedung - Pemenuhan servis peralatan 11) Pemenuhan Peralatan Ruang - Pengadaan AC - Pengadaan Guci air minum 12) Pemenuhan Peralatan Rumah Tangga - Peralatan dokumentasi - Peralatan tata boga 13) Pemenuhan Sarana Ruang Perpustakaan - Pemenuhan referensi buku perpustakaan - Pemenuhan sarana perpustakaan - Pemenuhan sarana 15) Pengadaan Gudang - Pemenuhan sarana gudang 16) Pemenuhan Lingkungan yang ASRI - Pengadaan Air Mancur - Pengadaan Penghijauan ( Pelem ) - Pengadaan Taman Sekolah - Pengadaan saluran air |
e.
|
Standar
Pengelolaan
Pendidikan
|
1) Penyusunan
Pedoman Pengelolahan Sekolah
- Penyusunan prosedur standar operasional (SOP) - Penyusunan pedoman job description pengelola
sekolah
- Workshop manajemen ISO 9001:2008 2) Penyusunan Progam Inovatif - Penyusunan progam reward -Pengembangan progam kebersihan dan pertamanan -Penyusunan progam pengembangan penghijauan -Pengembangan gemar membaca 3) Progam Kesiswaan -Penyusunan kegiatan ekstra kurikuler -Pengembangan potensi siswa dalam meningkatkan
nilai UNAS
-Pengembangan kegiatan imtag dan rasa nasionalisme -Pengembangan non akademis -Pengembangan potensi berorganisasi 4) Penyusunan Progam Evaluasi - Persiapan audit internal dan audit eksternal ISO - Penyusunan perangkat MEL dan pelaksanaannya - Evaluasi diri terhadap kinerja sekolah 5) Pencintraan Publik - Membangun kerjasama dengan manyarakat melalui
dunia
komunikasi .
- Membuat website dan update secara teratur - Penyebaran visi ,misi ,tujuan kebijakan sekolah ke
warga sekolah,
orang tua, dan manyarakat
- Mengembangkan model–model publikasi sekolah
kawasan
- Laporan tahunan 6) Kultur sekolah - Lingkungan sekolah yang kondusif - Transparan dan akuntibilitas - Menciptakan hubungan yang harmonis, etos kerja
yang tinggi
- Pengembangan kepemimpinan 7) Pengimbasan ke Sekolah Mitra. - Mengadakan workshop, seminar, magang dengan
sekolah mitra
8) Manajemen Administrasi yang Berbasis ICT - Pembuatan database - Penyimpanan data ( backup) - Memenuhi kebutuhan ATK |
f.
|
Standar
Pembiayaan
|
1) Pemenuhan
Standar Pembiayaan
- Penyusunan pedoman pengelolahan biaya investasi
dan operasional
-
Pemenuhan biaya opersional
- Penyusunan RAPBS dan Progam Sekolah |
g.
|
Standar
Penilaian Pendidikan
|
1) Penyusunan
Perangkat Penilaian
- Penyusunan pedoman penilaian - Pengadaan scanner penilaian 2) Kegiatan Penilaian
-
Ulangan harian
- Ulangan tengah semester - Ulangan akhir semester - Ulangan kenaikan kelas - Ujian sekolah - Ujian Nasional - Kegiatan remidial |
h.
|
Standar
Kompetensi Lulusan
|
1) Peningkatan
Prestasi Belajar
- Pendalaman materi unas - Mengadakan try out 2) Peningkatan Motivasi Belajar Siswa - Kegiatan tutor sebaya - Membuat slogan persiapan unas 3) Sosialisasi SKL Kepada Orang Tua - Pertemuan orang tua siswa untuk sosialisasi SKL - Pembahasan SKL |
i.
|
Coba
1
|
Judul Deskripsi
Coba
dkjdkjlfksdj;l fkjdkjfdkjfkljfsdjfljfkdjlkjskljfdkjfkfjkfdjs kdjdkdjdkj |
j.
|
Coba
2
|
1)
Judul
Coba
- Penyusunan / penyempurnaan KTSP - Penyempurnaan pengembangan silabus - Penyusunan pengembangan silabus kelas bilingual - Pelatihan penulisan bahan ajar kelas bilingual |
Dari penjelasan di atas sepertinya sudah mencakup seluk beluk dari SMP Negeri 26 Surabaya, mulai dari sejarah, deskripsi sekolah dan lingkungannya, sarana dan prasarananya, serta kegiatan ekstrakulikuler yang menaungi sekolah lama tercinta saya ini. Tapi kayaknya masih ada yang kurang nih. Apa ya...?
Oh iya! Ini nih yang ditunggu-tunggu.
Tara....jeng jeng jeng
VII. Kantin Apung SMP Negeri 26 Surabaya
Tahun 2009, SMP Negeri 26 Surabaya menambahkan satu lagi fasilitas karismatik yang menjadi icon penting sebagai inventarisnya. Fasilitas ini menjadikan SMP Negeri 26 Surabaya sebagai satu-satunya Sekolah Menengah Pertama di Indonesia yang memiliki "kantin". (Lho kok kantin? Bukannya semua sekolah menyediakan kantin?) Eits! Jangan bingung dulu. Kantin yang ada di SMP Negeri 26 Surabaya ini lain dari yang lain. Kok bisa? Jelas, kantin ini dibangun dengan konsep "Mengapung di Atas Air". Oleh sebab itu mereka menamakan kantin ini sebagai "Kantin Apung".
Kantin yang dibangun kokoh di atas air ini, tidak hanya semata-mata mengapung. Arsitekturnya yang klasik menambahkan paduan suasana asri dan hijau dengan menyesuaikan kondisi alam sekitar. Sehingga sangat padu dengan pemandangan sawah yang terhampar di sekitar bangunan kantin SMP Negeri 26 Surabaya yang berstatus RSBI ini.
Kantin apung ini memiliki lima anjungan atau lorong memanjang, di sepanjang anjungan terdapat tempat duduk (lesehan) yang sengaja disiapkan untuk siswa-siswi yang sedang makan siang di saat jam istirahat.
Para siswa pun dapat merasakan sepoi-sepoi angin segar karena bangunan kantin ini terbuka menatap ke arah taman atau hamparan sawah yang hijau. Kantin ini dibangun dengan menempati lahan sekitar 25 meter x 25 meter. Dengan luas yang dapat menampung hingga 300 pengunjung ini tampak sangat klasik karena menggunakan interior dan ornamen yang serba kayu.
Kantin ini menelan biaya pembangunan hingga Rp 600 juta. Namun, semua dikerjakan pihak ketiga termasuk produsen air mineral. Selain itu, dibantu pula bantuan sukarela orangtua dalam bentuk barang.
Bahkan Duta Besar Amerika Serikat pernah memuji sekolah ini karena SMP Negeri 26 Surabaya tidak mengizinkan penjual menjual makanan dan minuman yang dibungkus plastik sebab plastik merusak lingkungan. Dan dilarang membuang sampah sembarangan di sekitar perairan kantin apung ini.
Di perairan kantin apung ini terdapat ikan-ikan kecil yang sengaja dilepas disana guna untuk menambah kesan alam sebagai simbol kecintaan pada lingkungan hidup.
Sekitar 10 meter sebelum memasuki kantin, ada jalan setapak ukuran satu meter. Untuk menuju jalan kantin ini, siapa pun tidak diperbolehkan memakai sepatu. Pengelola menyediakan tas khusus yang ramah lingkungan (bukan kantong plastik) untuk setiap pengunjung. Tas ini digunakan untuk menyimpan sepatu.
Di kantin apung ini, ada tujuh pedagang yang menyediakan berbagai jenis makanan, di antaranya nasi, gado-gado, bakso, dan berbagai jenis minuman. Untuk makanan dan minuman berlaku sistem kupon, tidak membayar langsung tunai dengan uang.
Pembeli lebih dulu menukar uangnya dengan kupon. Misalnya, ia menukarkan Rp 7.000 dengan kupon dan menggunakannya untuk menukar dengan menu yang diinginkan. Kantin ini hanya beroperasi mulai pagi hingga pukul 12.00 WIB atau hingga istirahat kedua usai.
Oh iya! Ini nih yang ditunggu-tunggu.
Tara....jeng jeng jeng
"KANTIN APUNG ALA SMP NEGERI 26 SURABAYA"
Yuk kita ulas!
VII. Kantin Apung SMP Negeri 26 Surabaya
Tahun 2009, SMP Negeri 26 Surabaya menambahkan satu lagi fasilitas karismatik yang menjadi icon penting sebagai inventarisnya. Fasilitas ini menjadikan SMP Negeri 26 Surabaya sebagai satu-satunya Sekolah Menengah Pertama di Indonesia yang memiliki "kantin". (Lho kok kantin? Bukannya semua sekolah menyediakan kantin?) Eits! Jangan bingung dulu. Kantin yang ada di SMP Negeri 26 Surabaya ini lain dari yang lain. Kok bisa? Jelas, kantin ini dibangun dengan konsep "Mengapung di Atas Air". Oleh sebab itu mereka menamakan kantin ini sebagai "Kantin Apung".
![]() |
| Anjungan Kantin Apung yang terdapat tempat duduk lesehan di sepanjang lorongnya |
| Kantin Apung SMP Negeri 26 Surabaya Tampak dari sudut belakang |
Para siswa pun dapat merasakan sepoi-sepoi angin segar karena bangunan kantin ini terbuka menatap ke arah taman atau hamparan sawah yang hijau. Kantin ini dibangun dengan menempati lahan sekitar 25 meter x 25 meter. Dengan luas yang dapat menampung hingga 300 pengunjung ini tampak sangat klasik karena menggunakan interior dan ornamen yang serba kayu.
![]() |
| Jalan setapak yang merupakan pintu masuk Kantin Apung |
Bahkan Duta Besar Amerika Serikat pernah memuji sekolah ini karena SMP Negeri 26 Surabaya tidak mengizinkan penjual menjual makanan dan minuman yang dibungkus plastik sebab plastik merusak lingkungan. Dan dilarang membuang sampah sembarangan di sekitar perairan kantin apung ini.
Di perairan kantin apung ini terdapat ikan-ikan kecil yang sengaja dilepas disana guna untuk menambah kesan alam sebagai simbol kecintaan pada lingkungan hidup.
![]() |
| Kantin Apung SMP Negri 26 Surabaya tampak dari samping |
Di kantin apung ini, ada tujuh pedagang yang menyediakan berbagai jenis makanan, di antaranya nasi, gado-gado, bakso, dan berbagai jenis minuman. Untuk makanan dan minuman berlaku sistem kupon, tidak membayar langsung tunai dengan uang.
Pembeli lebih dulu menukar uangnya dengan kupon. Misalnya, ia menukarkan Rp 7.000 dengan kupon dan menggunakannya untuk menukar dengan menu yang diinginkan. Kantin ini hanya beroperasi mulai pagi hingga pukul 12.00 WIB atau hingga istirahat kedua usai.
A.W





Tidak ada komentar:
Posting Komentar